Tampilkan postingan dengan label Tempat Wisata di Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tempat Wisata di Jakarta. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Oktober 2012

Museum Taman Prasasti Jakarta


Koleksi Museum Taman Prasasti
Di museum ini dihimpun berbagai prasasti dari zaman Belanda dan sebelumnya serta makam beberapa tokoh Belanda, Inggris dan Indonesia atau Hindia Belanda seperti:

  • Miss Riboet, tokoh opera pada tahun 1930-an
  • Soe Hok Gie, aktivis pergerakan mahasiswa pada tahun 1960-an
  • A.V. Michiels (tokoh militer Belanda pada perang Buleleng)
  • Olivia Marianne Raffles (istri Thomas Stamford Raffles, mantan Gubernur Hindia Belanda dan Singapura)
  • Kapitan Jas, makamnya diyakini sebagian orang dapat memberikan kesuburan, keselamatan, kemakmuran dan kebahagiaan.
  • Dr. H.F. Roll (Pendiri STOVIA atau Sekolah Kedokteran pada zaman pendudukan Belanda)
  • J.H.R. Kohler (tokoh militer Belanda pada perang Aceh)


Museum ini adalah sebuah museum cagar budaya peninggalan masa kolonial Belanda yang berada di Jalan Tanah Abang No. 1, Jakarta Pusat. Museum ini memiliki koleksi prasasti nisan kuno serta miniatur makam khas dari 27 propinsi di Indonesia, beserta koleksi kereta jenazah antik.

Museum Taman Prasasti merupakan museum terbuka yang menampilkan karya seni dari masa lampau tentang kecanggihan para pematung, pemahat, kaligrafer dan sastrawan yang menyatu.

Museum Sumpah Pemuda


Museum Sumpah Pemuda - Objek Wisata Jakarta : Museum Sumpah Pemuda adalah sebuah museum sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia yang berada di Jalan Kramat Raya No. 106, Jakarta Pusat dan dikelola oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia.


Museum ini dibuka untuk umum, setiap hari Selasa sampai dengan Jumat dari pukul 08.00 hingga 15.00 UTC+7, setiap Sabtu dan Minggu pada pukul 08.00—14.00 WIB, dan setiap hari Senin dan hari besar nasional, museum ini ditutup untuk umum.

Museum ini memiliki koleksi foto dan benda-benda yang berhubungan dengan sejarah Sumpah Pemuda 1928, serta kegiatan-kegiatan dalam pergerakan nasional kepemudaan Indonesia. Museum Sumpah Pemuda ini didirikan berdasarkan SK Gubernur DKI Jakarta pada tahun 1972 dan menjadi benda cagar budaya nasional.

Koleksi
  1. Foto kegiatan organisasi pemuda, sebanyak 2.117 koleksi.
  2. Bendera organisasi, sebanyak 35 koleksi.
  3. Stempel, sebanyak 11 koleksi
  4. Biola Wage Rudolf Supratman, sebanyak 1 koleksi
  5. Patung dada tokoh pemuda, sebanyak 8 koleksi.
  6. Patung tokoh pemuda, sebanyak 11 koleksi.
  7. Perlengkapan pandu, sebanyak 9 koleksi.
  8. Jaket angkatan 1966, sebanyak 2 koleksi.
  9. Kesatuan AKSI buruh PN Sabang Merauke Djakarta, sebanyak 16 koleksi.
  10. Buletin KAMI kons Bandung dan Bogor Djakarta 1967, sebanyak 13 koleksi.
  11. KAMI Medan – Sumatera Utara, sebanyak 8 koleksi.
  12. KAPPI Djaja Menteng Radja, Djakarta, sebanyak 23 koleksi.
  13. KAPI Komisariat Diponegoro 80, Djakarta Raya, sebanyak 8 koleksi.
  14. Sambutan gubernur kepala daerah khusus ibukota Djakarta dalam memperingat “Brigadi Merah” Ade Irma, sebanyak 17 koleksi.
  15. KAPI Jaya Salemba Raya Djakarta, sebanyak 62 koleksi.
  16. KAMI pusat Djakarta, sebanyak 43 koleksi.
  17. Statemen angkatan 66 kesatuan AKSI di Jakarta, sebanyak 8 koleksi.
  18. Kesatuan AKSI "KAPPI" pusat Djakarta Utara, sebanyak 20 koleksi.
  19. Kursi, sebanyak 5 koleksi.
  20. Pewarta IPINDO, sebanyak 4 koleksi.
  21. Naskah statemen perjuangan 66, sebanyak 90 koleksi.
  22. Statemen perjuangan 66, sebanyak 50 koleksi.
  23. Dokumen perjuangan 66, sebannyak 18 koleksi.
  24. Buletin KAPPI, sebanyak 60 koleksi.
  25. Dokumen Brigade Ade Irma, sebanyak 104 koleksi.
  26. Proses persiapan dan pelaksanaan musyawarah luar biasa dan up-grrading se-Indonesia, sebanyak 23 koleksi.
  27. Lukisan, sebanyak 4 koleksi.
  28. Vespa, sebanyak 1 koleksi.
  29. Diorama, sebanyak 1 koleksi.
  30. KAMI konsultan – Yogyakarta, sebanyak 5 koleksi.
  31. Anggaran dasar KAMI, sebanyak 24 koleksi.
  32. Inventarisasi statemen angkatan 66, sebanyak 13 koleksi.
  33. Piringan hitam, sebanyak 1 koleksi.
  34. Piagam penghargaan Wage Rudolf Supratman, sebanyak 2 koleksi.
  35. Atlas sekolah zaman Belanda, sebanyak 1 koleksi.
  36. Sabuk Hizbul Wathan, sebanyak 1 koleksi.
  37. Bintang Mahaputra, sebanyak 1 koleksi.
  38. Replika biola Wage Rudolf Supratman, sebanyak 1 koleksi.
  39. Pahatan marmer, sebanyak 3 koleksi.
  40. Monumen persatuan pemuda, sebanyak 1 koleksi.
  41. Lampu gantung, sebanyak 2 koleksi.
  42. Maket gedung museum sumpah pemuda, sebanyak 1 koleksi.
  43. Duratran, sebanyak 3 koleksi.
  44. Buku saku KBI, sebanyak 1 koleksi.

Ruang pengenalan
  1. Panitia Kongres Pemuda Kedua
  2. Patung dada Muhammad Yamin dan Sugondo Djojopuspito
  3. Organisasi peserta kongres pemuda
  4. Maket Gedung Sumpah Pemuda
  5. Peta Indonesia tempat kedudukan dari organisasi-organisasi-organisasi pemuda kedaerahan
  6. Peta Jakarta yang menunjukkan tempat-tempat dilaksanakannya kongres pemuda kedua dan kondisinya saat ini.

Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta


Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta menyajikan koleksi dari hasil karya seniman-seniman Indonesia sejak kurun waktu 1800-an hingga saat sekarang.Berikut dibawah ini adalah koleksinya.

  • Ruang Pendirian Sanggar (karya-karya periode 1945 - 1950)
  • Ruang Sekitar Kelahiran Akademis Realisme (karya-karya periode 1950-an)
  • Ruang Seni Rupa Baru Indonesia (karya-karya periode 1960 - sekarang)
  • Ruang Masa Raden Saleh (karya-karya periode 1880 - 1890)
  • Ruang Masa Pendudukan Jepang (karya-karya periode 1942 - 1945)
  • Ruang Masa Hindia Jelita (karya-karya periode 1920-an)
  • Ruang Persagi (karya-karya periode 1930-an)

Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta mulai dibangun pada 12 Januari 1870 itu awalnya digunakan oleh Pemerintah Hindia-Belanda untuk Kantor Dewan Kehakiman pada Benteng Batavia (Ordinaris Raad van Justitie Binnen Het Kasteel Batavia). Saat pendudukan Jepang dan perjuangan kemerdekaan sekitar tahun 1944, tempat itu dimanfaatkan oleh tentara KNIL dan selanjutnya untuk asrama militer TNI.

Museum Seni Rupa dan Keramik berada di Jalan Pos Kota No 2, Kotamadya Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, Indonesia tepatnya terletak di seberang Museum Sejarah Jakarta itu memajang keramik lokal dari berbagai daerah di Tanah Air, dari era Kerajaan Majapahit abad ke-14, dan dari berbagai negara di dunia.

Kepulauan Seribu


Kepulauan Seribu - Tempat Wisata Jakarta : Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu adalah sebuah kabupaten administrasi di Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia. Wilayahnya meliputi gugusan kepulauan di Teluk Jakarta. Kepulauan Seribu ditetapkan menjadi Taman Nasional Laut dengan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 162/Kpts-II/1995 dan No. 6310/Kpts-II/2002 yang dikelola oleh Balai Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu, Departemen Kehutanan.


PAMERAN FLORA DAN FAUNA TAHUN 2011

Pameran Flora Fauna merupakan kegiatan pameran rutin yang dilaksanakan oleh Pemerintah Propinsi DKI Jakarta setiap tahun. Pameran ini diadakan dalam rangka menyambut dan merayakan ulang tahun ibu kota Jakarta yang jatuh pada bulan tepatnya setiap tanggal 2 serta dirgahayu Republik Indonesia yang ke
Pameran kali ini diselenggarakan mulai tanggal 21 Juni 2011 sampai dengan 20 Juli 2011 bertempat di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Diikuti oleh 350 peserta yang terdiri dari stand instansi pemerintah dan berbagai pelaku bisnis seperti petani tanaman hias, petani tanaman buah, pengusaha agribisnis, pengusaha lansekap, maupun peternak dan pedagang hewan peliharaan (petshop).

Pameran Flora dan Fauna yang sudah berlangsung ke 26 kalinya ini dipandang sangat efektif sebagai media promosi yang bernuansa penghijauan yang diselaraskan dengan upaya Pemerintah Propinsi DKI untuk membangun wajah Kota Jakarta yang hijau, indah, sehat dan berwawasan lingkungan. Pada tahun 2011 ini Pameran Flora Fauna mengusung tema “Pohon, Dia Ada Jakarta Makin Dicinta”.
Sebagai salah satu instansi pemerintah yang erat hubungannya di bidang lingkungan, Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu yang berada dibawah naungan Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam, Kementerian Kehutanan selalu turut berpartisipasi menyukseskan acara ini dengan ikut membangun stand konservasi setiap tahunnya.

Pada kesempatan ini Balai TN. Kepulauan Seribu menampilkan stand dengan bangunan berupa saung, didalamnya disajikan beragam informasi seputar ekowisata bahari dan program/kegiatan konservasi yang telah dilaksanakan oleh Taman Nasional Kepulauan Seribu seperti transplantsi mangrove, penanaman mangrove, pelestarian elang bondol dan elang laut. Media yang digunakan sebagai bahan promosi dan edukasi bagi pengunjung antara lain leaflet, booklet, foto-foto, layar sentuh dan video. Layar sentuh Taman Nasional Kepulauan Seribu yang berbentuk penyu besar ini tampaknya menjadi ikon yang menjadai daya tarik sendiri bagi para pengunjung khususnya untuk anak-anak.
Pengunjung yang datang ke stand Balai Taman NasionaL Kepulauan Seribu sangat beragam, mulai anak-anak, ibu rumah tangga, pelajar, mahasiswa, PNS, pegawai swasta, peneliti bahkan wisatawan mancanegara. Dimana hampir sebagian besar pengunjung lebih banyak menanyakan aksesibilitas ke Kepulauan Seribu, fasilitas dan jenis-jenis atraksi wisata yang dapat dilakukan di TN. Kepulauan Seribu.

Dengan adanya stand ini Balai TN. Kepulauan Seribu berharap bisa lebih dekat dengan masyarakat, sehingga mereka dapat mengenal gambaran Taman Nasional Kepulauan Seribu sebagai satu-satunya Taman Nasional yang berada di wilayah Ibu Kota negara yang memiliki berbagai keanekaragaman hayati yang harus dijaga dan didukung pelestariannya.

PENILAIAN POTENSI TERUMBU KARANG TAHUN 2011
Taman Nasional Kepulauan Seribu yang terdiri dari 78 gugusan kepulauan dan memiliki luasan kawasan sekitar 107.489 Ha, tercatat memiliki berbagai macam potensi dan keanekaragaman hayati antara lain penyu sisik, terumbu karang, mangrove serta lamun.


Salah satu tugas yang diemban oleh Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu sebagai pengelola adalah melakukan pengelolaan ekosistem kawasan taman nasional dalam rangka konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya serta pengelolaan kawasan taman nasional berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karenanya dalam rangka mewujudkan perlindungan dan konservasi sumber daya alam terumbu karang yang ada dikawasan, setiap dua tahun sekali Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu berupaya melakukan pengamatan intensif terhadap ekosistem karang yang ada melalui kegiatan Penilaian Potensi Terumbu Karang.


Sebagaimana periodik yang telah ditetapkan, maka pada tahun 2011 ini dilaksanakan kembali Kegiatan Penilaian Potensi Terumbu Karang. Seperti penyelenggaraan sebelumnya, kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Yayasan Terumbu Karang Indonesia (TERANGI ) sebagai salah satu mitra Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu. Kerjasama dengan TERANGI pada kesempatan ini mulai difokuskan dalam hal peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk melakukan ‘refreshment’ bagi para staf Balai TN. Kepulauan Seribu yang terlibat sebagai tim pelaksana melalui in house training yang kemudian dilanjutkan dengan praktek dilokasi untuk mempraktekkan langsung pemahaman dan penguasaan materi yang telah dipaparkan.
Diakui bahwa gangguan terhadap keberadaan serta kelestarian ekosistem terumbu karang semakin meningkat, tidak hanya akibat perilaku manusia namun juga seiring kondisi lingkungan yang mengalami penurunan kualitas. Oleh karenanya kegiatan ini juga memiliki manfaat penting dimana bisa memberikan gambaran kondisi terumbu karang di kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu, agar muncul langkah-langkah nyata dan simultan untuk dapat melindungi dan menjaga sumber daya yang ada.


Pada tahun 2011, terdapat 40 lokasi pengamatan yang menjadi titik pengamatan yang tersebar di beberapa wilayah Seksi Pengelolaan Taman Nasional yang termasuk dalam zona inti, zona perlindungan, zona pemanfaatan wisata dan zona pemukiman. Hasil data yang diperoleh nantinya adalah berupa data ekosistem terumbu karang dimana selain tutupan dan kondisi karang juga data lain seperti ikan,makrobenthos, lamun dan kualitas air. Metode yang digunakan dalam melaksanakan pengambilan data adalah metode visual sensus yaitu Line Intercept Transect, Belt Transect dan Quadrate Transect.

Data yang telah diperoleh dari lapangan, pada saat ini akan segera diproses dan dianalisa oleh Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu dan TERANGI untuk kemudian disajikan dalam bentuk laporan sebagai hasil akhir dari pelaksanaan Kegiatan Penilaian Potensi Terumbu Karang di Taman Nasional Kepulauan Seribu yang selanjutnya dapat menjadi data base dan digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan untuk melaksanakan pengelolaan ekosistem terumbu karang di TN. Kepulauan Seribu.

Harga Tiket Masuk :

Mancanegara Rp. 20.000,-/org
Domestik Rp. 2.500,-/org

Monas - Monumen Nasional



Monumen Nasional atau lebih akrabnya lagi disebut Monas adalah sebuah Tugu setinggi 132 meter yang dibangun guna mengenang perjuangan rakyat Indonesia ketika merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda dulu.

Tugu Monas mulai dibangun di bawah perintah presiden Sukarno pada tanggal 17 Agustus 1961 dan mulai dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975.Tugu yang terletak di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat ini di mahkotai lidah api berlapis lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala.



Pelataran Puncak dan Api Kemerdekaan
Sebuah elevator pada pintu sisi selatan akan membawa pengunjung menuju pelataran puncak berukuran 11 x 11 meter di ketinggian 115 meter dari permukaan tanah. elevator ini berkapasitas 11 orang sekali angkut. Pelataran puncak ini dapat menampung sekitar 50 orang, serta terdapat teropong untuk melihat panorama Jakarta lebih dekat. Pada sekeliling badan elevator terdapat tangga darurat yang terbuat dari besi. Dari pelataran puncak tugu Monas, pengunjung dapat menikmati pemandangan seluruh penjuru kota Jakarta. Bila kondisi cuaca cerah tanpa asap kabut, di arah ke selatan terlihat dari kejauhan Gunung Salak di wilayah kabupaten Bogor, Jawa Barat, arah utara membentang laut lepas dengan pulau-pulau kecil.


Ruang Kemerdekaan
Di bagian dalam cawan monumen ada Ruang Kemerdekaan berbentuk amphitheater. Ruangan ini dapat dicapai melalui tangga berputar di dari pintu sisi utara dan selatan. Ruangan ini menyimpan simbol kenegaraan dan kemerdekaan Republik Indonesia. Diantaranya naskah asli Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang disimpan dalam kotak kaca di dalam gerbang berlapis emas, lambang negara Indonesia, peta kepulauan Negara Kesatuan Republik Indonesia berlapis emas, dan bendera merah putih, dan dinding yang bertulis naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Museum Sejarah Nasional
Di bagian dasar monumen pada kedalaman 3 meter di bawah permukaan tanah, terdapat Museum Sejarah Nasional Indonesia. Ruang besar museum sejarah perjuangan nasional dengan ukuran luas 80 x 80 meter, dapat menampung pengunjung sekitar 500 orang. Ruangan besar berlapis marmer ini terdapat 48 diorama pada keempat sisinya dan 3 diorama di tengah, sehingga menjadi total 51 diorama. Diorama ini menampilkan sejarah Indonesia sejak masa pra sejarah hingga masa Orde Baru.

Relief Sejarah Indonesia
Pada halaman luar mengelilingi monumen, pada tiap sudutnya terdapat relief timbul yang menggambarkan sejarah Indonesia. Relief ini bermula di sudut timur laut dengan mengabadikan kejayaan Nusantara pada masa lampau; menampilkan sejarah Singhasari dan Majapahit. Relief ini berlanjut secara kronologis searah jarum jam menuju sudut tenggara, barat daya, dan barat laut. Secara kronologis menggambarkan masa penjajahan Belanda, perlawanan rakyat Indonesia dan pahlawan-pahlawan nasional Indonesia, terbentuknya organisasi modern yang memperjuangkan Indonesia Merdeka pada awal abad ke-20, Sumpah Pemuda, Pendudukan Jepang dan Perang Dunia II, proklamasi kemerdekaan Indonesia disusul Revolusi dan Perang kemerdekaan Republik Indonesia, hingga mencapai masa pembangunan Indonesia modern. Relief dan patung-patung ini dibuat dari semen dengan kerangka pipa atau logam, sayang sekali beberapa patung dan arca mulai rontok dan rusak akibat hujan dan cuaca tropis.

Museum Fatahillah


Salah satu Museum bersejarah di Jakarta setelah Museum Gajah yang kerap dikunjungi oleh wisatawan untuk berwisata adalah Museum Fatahillah.Museum bersejarah ini terletak di Jalan Taman Fatahillah No. 2, Jakarta Barat.


Museum Fatahillah atau dikenal juga Museum Batavia dulunya adalah sebuah Balai Kota yang dibangun pada tahun 1707-1710 atas perintah Gubernur Jendral Johan van Hoorn.Bangunan itu mirip dengan Istana Dam di Amsterdam, terdiri atas bangunan utama dengan dua sayap di bagian timur dan barat serta bangunan sanding yang digunakan sebagai kantor, ruang pengadilan, serta ruang-ruang bawah tanah yang dipakai sebagai penjara.

Objek wisata di bangunan yang memiliki luas lebih dari 1.300 meter persegi adalah perjalanan sejarah Jakarta, replika peninggalan masa Tarumanegara dan Pajajaran, hasil penggalian arkeologi di Jakarta, mebel antik mulai dari abad ke-17 sampai 19, yang merupakan perpaduan dari gaya Eropa, Republik Rakyat Cina, dan Indonesia. Juga ada keramik, gerabah, dan batu prasasti. Koleksi-koleksi ini terdapat di berbagai ruang, seperti Ruang Prasejarah Jakarta, Ruang Tarumanegara, Ruang Jayakarta, Ruang Fatahillah, Ruang Sultan Agung, dan Ruang MH Thamrin.

Ada pula beragam koleksi tentang kebudayaan Betawi, numismatik, dan becak. Bahkan kini juga diletakkan patung Dewa Hermes (menurut mitologi Yunani, merupakan dewa keberuntungan dan perlindungan bagi kaum pedagang) yang tadinya terletak di perempatan Harmoni dan meriam Si Jagur yang dianggap mempunyai kekuatan magis. Selain itu, di Museum Fatahillah juga terdapat bekas penjara bawah tanah yang dulu sempat digunakan pada zaman penjajahan Belanda.

Taman Mini Indonesia Indah

Di Jakarta, atau tepatnya lagi di daerah Jakarta Timur anda bisa menemukan sebuah objek wisata bertema budaya Indonesia.Nama objek wisata itu adalah Taman Mini Indonesia Indah (TMII),dimana tempat ini merupakan rangkuman kebudayaan bangsa Indonesia, yang mencakup berbagai aspek kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia pada tahun 1975 yang ditampilkan dalam anjungan daerah berarsitektur tradisional,juga menghadirkan aneka busana, tarian dan tradisi daerah.

Objek wisata yang memiliki luas areal sekitar 150 hektar ini dibangun tahun 1972 dan diresmikan pada tanggal 20 April 1975.Berbagai aspek kekayaan alam dan budaya Indonesia sampai pemanfaatan teknologi modern ditampilkan di taman ini .

Aslinya topografi Taman Mini Indonesia Indah sedikit berbukit, namun ini sesuai dengan keinginan perancangnya. Tim perancang memanfaatkan ketinggian tanah yang tidak rata ini untuk menciptakan bentang alam dan lansekap yang kaya, menggambarkan berbagai jenis lingkungan hidup di Indonesia.

Taman
Di Taman ini terdapat 10 macam taman yang menunjukkan keindahan flora dan fauna Indonesia,Dan berikut dibawah ini adalah taman yang wajib anda kunjungi ketika anda berkunjung di ke Taman Mini Indonesia Indah.

  • Taman Ria Atmaja Park, panggung pagelaran musik
  • Taman Budaya Tionghoa Indonesia (tengah dibangun)
  • Taman Anggrek
  • Taman Bunga Keong Emas
  • Akuarium Ikan Air Tawar
  • Taman Bekisar
  • Taman Burung
  • Taman Apotek Hidup
  • Taman Kaktus
  • Taman Melati

Sarana rekreasi
  • Taman Among Putro
  • Istana Anak-anak Indonesia
  • Kereta gantung
  • Taman Ria Atmaja
  • Desa Wisata
  • Kolam renang Snow Bay
  • Perahu Angsa Arsipel Indonesia

Bangunan keagamaan
  • Masjid Pangeran Diponegoro
  • Pura Penataran Agung Kertabhumi
  • Sasana Adirasa Pangeran Samber Nyawa
  • Kuil Konghucu Kong Miao
  • Wihara Arya Dwipa Arama
  • Gereja Katolik Santa Catharina
  • Gereja Protestan Haleluya

Museum Gajah - Museum Nasional Indonesia


Museum Gajah atau dikenal juga dengan nama Museum Nasional Indonesia merupakan sebuah wujud pengaruh Eropa, khususnya semangat Abad Pencerahan, yang muncul pada abad ke 18.Dimana gedung ini terletak di Jakarta Pusat atau lebih tepatnya lagi berada di Jalan Merdeka Barat 12.


Gedung bersejarah dibangun oleh Pemerintah Belanda di bawah Gubernur-Jendral JCM Radermacher sekitar tajun 1862 sebagai respons adanya perhimpunan Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen yang bertujuan menelaah riset-riset ilmiah di Hindia Belanda.

Museum Nasional Indonesia atau terkenalnya dengan Museum Gajah ini banyak mengkoleksi benda-benda kuno dari seluruh Nusantara. Diantaranya adalah arca-arca kuno, prasasti, benda-benda kuno lainnya dan barang2 kerajinan. Koleksi-koleksi itu dikategorisasikan ke dalam etnografi, perunggu, prasejarah, keramik, tekstil, numismatik, relik sejarah, dan benda berharga.

Sumber koleksi yang terdaoat di tempat bersejarah ini banyak berasal dari penggalian arkeologis, hibah kolektor sejak masa Hindia Belanda dan pembelian. Koleksi keramik dan koleksi etnografi Indonesia di museum ini terbanyak dan terlengkap di dunia. Museum Gajah ini merupakan sebuah museum pertama sekaligus terbesar di Asia Tenggara.

Salah satu dari sekian banyaknya koleksi menarik yang ada di Museum Gajah ini adalah Patung Bhairawa.Dimana patung yang memiliki tinggi 414 cm ini merupakan patung tertinggi yang berada di Museum.

Kebun Binatang Ragunan


Menurut catatan sejarah,Kebun Binatang Ragunan adalah kebun binatang pertama di Indonesia,Objek wisata yang memiliki  berbagai jenis satwa unik ini didirikan pada tahun 1864 dengan nama Planten En Dierentuin yang berarti "Tanaman dan Kebun Binatang.

Tempat wisata yang dengan luas sekitar 140 hektar dan memiliki berbagai koleksi yang terdiri dari 295 spesies dan 4040 spesimen ini terletak di daerah Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.


Selain berfungsi sebagai tempat wisata, Objek wisata ini dikenal juga sebagai tempat rekreasi yang berwawasan pendidikan. Tak heran jika banyak family yang sengaja berkunjung ke sini. Mereka tidak hanya menonton aneka satwa yang ada , tapi juga menikmati kesejukan alam yang ditampilkan Kebun BinatangRagunan yang ada di Jakarta Selatan ini.

Taman Impian Jaya Ancol


Dari beberapa objek wisata di daerah jakarta yang kerap dikunjungi oleh para wisatawan lokal maupun interlokal adalah Taman Impian Jaya Ancol yang terletak di Jakarta Utara.Sebagai komunitas pembaharuan kehidupan masyarakat yang menjadi kebanggaan bangsa ini. Taman Impian Jaya Ancol senantiasa menciptakan lingkungan sosial yang lebih baik melalui sajian hiburan berkualitas yang berunsur seni.

Menurut catatan sejarah,Objek wisata ini berdiri pada tahu 1966,Taman Impian Jaya Ancol atau lebih akrabnya lagi disebut Ancol telah ditujukan sebagai sebuah kawasan wisata terpadu oleh Pemerintah Propinsi DKI Jakarta.Agar terwujudnya tujuan itu,Pemda Daerah khusus ibu kota menunjuk PT Pembangunan Jaya sebagai Badan Pelaksana Pembangunan Proyek Ancol yang dilakukan secara bertahap sesuai dengan peningkatan perekonomian nasional serta daya beli masyarakat.

Objek wisata di Ancol

Dunia Fantasi
Dunia Fantasi yang dibuka untuk umum pada 29 Agustus 1986, dan popular dengan sebutan Dufan, merupakan theme park pertama yang dikembangkan oleh Ancol. Dufan merupakan pusat hiburan outdoor terbesar di Indonesia yang memanjakan pengunjung dengan Fantasi Keliling Dunia, melalui berbagai content wahana permainan berteknologi tinggi, yang terbagi dalam 8 kawasan, yaitu: Indonesia, Jakarta, Asia, Eropa, Amerika, Yunani, Hikayat dan Balada Kera. Perseroan juga menjadikan Dufan sebagai salah satu pusat edutainment yang ada di Ancol yakni dengan dibukanya Fisika Dunia Fantasi (Fidufa) dan Pentas Prestasi. Dufan telah memiliki sertifikat ISO 9001:2008 sejak 2009.
     
Kereta Gantung
Gondola (sky lift) adalah kereta gantung yang menghubungkan tempat wisata satu dengan yang lainnya di kawasan Ancol yang terbentang sepanjang kurang lebih 2,4 km dari Pantai Festival sampai area parker AWA. Gondola Ancol ini memiliki 37 unit gondola dengan kapasitas 6 orang/gondola serta 3 stasiun pemberhentian. Gondola Ancol juga merupakan unit usaha hasil kerjasama Ancol dengan PT Karsa Surya Indonesia .
  

Hailai Executive Club
Hailai adalah klub eksekutif bertaraf internasional yang dilengkapi dengan fasilitas restoran yang menyediakan 3.000 kursi, sarana hiburan dan olahraga. Hailai dikelola oleh PT Philindo Sporting Amusement and Tourism Corporation yang bekerja sama dengan PT Sarana Ria.

Ritel
Lebih dari 30 kios penjualan souvenir, makanan dan minuman

Pulau Bidadari
Pulau Bidadari merupakan sebuah pulau untuk kalangan menengah di Kepulauan Seribu yang dapat ditempuh dalam waktu kurah lebih sekitar 20 menit dari Marina. Pulau ini mempunyai 49 cottages yang terdiri dari 23 unit tipe deluxe, 20 unit tipe family, 3 unit tipe family suite, dan 3 unit tipe suite serta memiliki sarana olahraga, 2 aula serba guna, restoran, bar dan toko cinderamata. Sebuah atraksi unik, yakni wahana berenang bersama dengan lumba-lumba (swimming with the dolphin), bisa dinikmati di ini.
  

Pasar Seni
Pasar Seni ini adalah pusat kegiatan seni serta kerajinan yang memberikan inspirasi serta wawasan bagi penikmat dan kolektor seni. Pasar seni merupakan wujud nyata kepedulian Ancol atas kelangsungan hidup para seniman berbakat. Pasar Seni juga dilengkapi dengan Galeri Pameran (North Art Space/NAS), Toko Cinderamata, Plaza dan Panggung Pertunjukkan Seni.
    


Marina
Dermaga kapal pesiar (speed boat dan yacht) bergaya kosmopolitan yang pertama dan terlengkap di Indonesia, dirancang untuk tempat berlabuh kapal pesiar berbagai ukuran. Marina juga berfungsi sebagai pusat olahraga laut, ski air, wind surfing, diving, sailing, serta pelabuhan kapal pesiar untuk menuju Kepulauan Seribu. Marina dilengkapi dengan fasilitias dermaga, marine band, pompa bensin, dermaga bongkar muat, agen perjalanan wisata dan olahraga bahari.
   

Pantai dan Taman
Taman dan pantai merupakan wahana hiburan yang menawarkan kesegaran suasana pantai bagi semua kalangan dan usia. Pantai dan Taman memiliki 5 pantai (Pantai Festival, Indah, Elok, Ria dan Carnival Beach Club) dan Danau Impian, sepanjang kurang lebih 5 km, dengan promenade sepanjang 4 km.

Atlantis Water Adventure
Atlantis Water Adventure (AWA) merupakan theme park kedua yang dikembangkan oleh Ancol dan berdiri diatas lahan seluas 5 hektar. AWA merupakan hasil revitalisasi Taman Rekreasi Air Gelanggang Renang Ancol yang akan memberi pengunjung petualangan wisata air dengan 8 kolam utama, yaitu: Poseidon, Antila, Plaza Atlas, Aquarius, Octopus, Atlantean, dan Kiddy Pool.
   

Padang Golf Ancol
Padang Golf bernuansa pantai di tengah-tengah kawasan wisata yang memiliki 18 hole dengan desain lapangan unik. Lokasinya strategis dan mudah dicapai dari seluruh penjuru Jakarta.
   

Sea World
Sea World adalah underwater aquarium pertama dan satu-satunya di Indonesia, dengan area seluas 2 Ha (dikelola dengan format BOT).
  

Putri Duyung Cottages
Penginapan tepi pantai bergaya unik berbentuk cottages dengan 133 kamar ini memiliki berbagai fasilitas khusus, seperti : ruang serba guna, ruang rapat dan lokasi pesta pantai. Putri Duyung juga menawarkan fasilitas olahraga, seperti kolam renang, tenis meja, sepeda, lapangan tenis, serta lapanan voli pantai. Arsitektur artistik Putri Duyung Ancol kental dengan perpaduan gaya posmo dan romantisme Indonesia Timur, ditata selaras dengan lingkungan pantai untuk menciptakan suasana yang berselera dan eksotik.


Gelanggang Samudra
Gelanggang Samudra Ancol ("Samudra") merupakan theme park ketiga yang dikembangkan oleh Ancol. Samudra merupakan edutainment theme park bernuansa konservasi alam yang memberikan pengalaman kepada pengunjung untuk mengenal lebih dekat dan menyayangi aneka satwa, antara lain lumba-lumba, paus putih, anjing laut, dan lain-lain.
  
 

KOMPAS.com

VIVAnews

news.detik

Executive Class Universitas Budi Luhur